Get me outta here!

Wednesday, October 16, 2019

Beberapa Penyakit di Indonesia yang Paling Sering Menular Lewat Gigitan Nyamuk


Mungkin anda sudah tidak asing lagi dengan penyakit demam berdarah atau disingkat menjadi DBD. Pastinya jika mendengar kata DBD atau dengue fever pikiran kita langsung kearah nyamuk sebagai penyebar nya. Tapi perlu anda ketahui bahwa bukan hanya DBD saja yang menular lewat nyamuk. Untuk itu ada baiknya setelah anda mengoleskan lotion anti nyamuk atau menyalakan obat nyamuk. Ada baiknya membaca dulu Beragam penyakit di Indoneisa yang menular lewat gigitan nyamuk

1. Demam Kuning
Selain demam berdarah ada pula yellow fever atau biasa dikenal dnegan demam kuning. Penyakit ini biasanya dibawa dan ditularkan oleh spesies namuk aedes atau haemagogus. Biasanya, orang yang terkena demam kuning akan merasakan demam sakit kepala juga nyeri otot. Setelah Anda digigit nyamuk, lama-lama infeksi akan menyebabkan kulit berubah warna kuning dan beberapa organ tubuh gagal befungsi. Penyakit ini bisa dicegah dengan cara vaksin di rumah sakti ataupun di lembaga kesehatan pemerintah. 

2. Chikungunya 
Chikungunya adalah penyakit yang ditularkan lewat gigitan nyamuk aedes aegypti. Ciri-ciri jika Terserang penyaki lewat nyamuk ini sebetulnya mirip dengan gejala DBD, mulai dari demam, menggigil, sakit kepala, dan juga bintik kemerahan yang menyebar di kulit, Tapi pada umumnya, yang membedaan adalah adanya rasa nyeri di persendian tubuh. Orang yang sakit chikungunya lebih rentan mengalami nyeri sendi pada bagian lutut dan juga siku

3. Kaki Gajah
Penyakit kaki gajah atu filariasis adalah penyakit yang disebabkan oleh tiga spesies Caing filarial seperti Wuchereria bancrofti, Brugia malayi, dan Brugia timori. Penyakit lewat nyamuk ini yang ditularkan oleh semua jenis nyamuk seperti Culex, Anopheles, Mansonia, dan Aedes. Penyakit kaki gajah bisa berlangsung dalam waktu yang lama, bahkan hingga bertahun-tahun, Jika tak segera diobati, infeksi gigitan nyamuk ini dapat menyebabkan demam, pembengkakan kelenjar getah bening, hingga tungkai kaku, lengan, buah dada dan buah zakar yang ikut membengkak dan terlihat agak kemerahan serta panas.

4. Zika
Mungkin Anda sedikit asing jika mendengar virus zika. Virus zika menular lewat gigitan nyamuk Aedes aegepty. Virus Zika sendiri bukan merupakan sebuah penyakit yang baru. Virus ini pertama kali ditemukan di Nigeria pada tahun 1953. Hanya 1 dari 5 orang yang terinfeksi Zika menunjukan gejala, antara lain: demam kulit berbintik merah, sakit kepala, nyeri sendi, nyeri otot, sakit kepala, kelemahan dan juga terjadinya peradangan konjungtiva, pada beberapa kasus Zika dilaporkan terjadi gangguan saraf dan komplikasi autoimun.

Beberapa laporan kasus menyatakan virus zika bisa ditularkan dari ibu ke janin dalam kandungan bahkan hubungan seksual. Zika dapat menyebabkan cacat lahir pada janin, seperti mikrosepalus (kepala bayi yang lebih kecil daripada ukutan tubuh akibat kelainan saraf)

Cara Agar menghindari penyakit lewat gigitan nyamuk 

  1. Lakukan 3M (menguras, menutup dan mengubur genangan air)
  2. Menjaga kebersihan. Berupaya membersihkan rumah Anda dari tumpuykan sampah yang berbau dan menjaga lingkungan agar selalu bersih.
  3. Jauhi dan Hindari Wilayah persebaran Nyamuk.
  4. Menggunakan Pendingin atau kipas angin saat tidur. Karena nyamuk akan kesulitan jika ada angin pada saat terbang.
  5. Ajukan permintaan Fogging di daerah atau lingkungan Anda pada ketua RT/RW/Kecamatan/Dinas Kesehatan Setempat. Atau tambahan anda bisa membeli obat nyamuk atau lotion anti nyamuk untuk menghindari gigitan nya.


1 comment: