Get me outta here!

Wednesday, February 12, 2020

4 Ciri Rumah Idaman Minimalis yang Harus Anda Ketahui


Bentuk rumah idaman gaya minimalis memungut unsur-unsur geometris. Unsur geometris ini memang sangat gampang diterima, sebab kesan yang luas dan bersih kini kelihatannya menjadi suatu harga mahal. Tujuannya untuk menciptakan rumah terasa nyaman juga dapat meminimalisir tingkat stres empunya tersebut.

Sementara warna yang dipakai adalah monokrom dengan sentuhan aksen-aksen garis-garis yang paling tegas, baik vertikal maupun horizontal serta banyaknya bentukan kotak-kotak.

Mulai populer pada akhir tahun 1980an di London dan New York. Arsitektur tempat tinggal yang minimalis sendiri muncul sebagai format respon dari desain arsitektur-arsitektir sebelumnya yang dirasakan rumit. Arsitek yang berperan besar pada arsitektur rumah idaman minimalis ialah Ludwid Mies van der Rohe dan Le Corbusier.

Dalam perkembangannya, tempat tinggal minimalis mempunyai pengertian beda yaitu lokasi tinggal yang didesain unik, rapi, bersih tanpa tidak sedikit ornamen, terkesan mungil, paling presisi, memakai warna yang menarik.

Lebih lengkap, berikut ialah ciri rumah idaman minimalis :

1. Arsitektur sederhana
Kesederhanaan arsitektur tempat tinggal yang minimalis juga dapat dilihat dari keseluruhan format bangunan. Jika disaksikan dari luar, lokasi tinggal yang minimalis memiliki format geometris layaknya persegi panjang atau kubus. Atapnya pun tidak berbentuk segitiga, tetapi datar. Arsitektur lokasi tinggal minimalis dikenal selalu memakai material bangunan yang sederhana gampang ditemukan. Biasanya, jenis batu bata dipakai untuk membangun dinding. Kayu atau keramik digunakai sebagai bahan dari desain lantai pada rumah. Beberapa rumah pun ada yang memakai material bangunan lain layaknya kaca, beton, dan baja. Material bangunan yang tidak rumit ini malah akan memberikan pesona tersendiri sekaligus menonjolkan sifat dari material bangunan tersebut.

2. Interior lapang
Pada desain interior, interior rumah idaman minimalis dapat dibilang sebagai tipe desain yang sangat mengkhususkan fungsi. Ruang-ruang di dalam arsitektur lokasi tinggal minimalis seringkali tidak mempunyai dinding pembatas. Misalnya antara dapur dan ruangmakan atau antara ruang makan dan ruang keluarga.

Furnitur yang dipakai juga paling sederhana dan apa adanya. Misalnya untuk suatu ruang keluarga ada sofa, meja kopi, dan barangkali sebuah rak pajangan. Bentuknya juga tidak rumit dengan tidak sedikit dekorasi, sebab arsitektur tempat tinggal yang minimalis mengkhususkan fungsi.

3. Tiga warna
Warna pada cat dinding, keramik, dan furnitur juga dapat mempengaruhi interior lho. Biasanya warna yang digunakan ialah warna netral layaknya putih, hitam, atau abu-abu yang diimbangi dengan hiasan berwarna cerah. Putih, hitam, dan abu-abu ialah tiga warna yang sangat sering mendominasi arsitektur tempat tinggal minimalis. Warna monokrom ini menciptakan rumah minimalis tampak sederhana, bersih, tetapi tetap elegan. Meski ada jugayang memakai warna selain tiga warna tadi, seringkali hanya sebagai aksen pemanis interior supaya tidak tampak monoton. Warna putih, hitam, dan abu-abu ini seringkali diterapkan pada dinding, lantai, furnitur, dekorasi, bahkan perlalatan makan. Jadi, tidak salah bila tiga warna itu dikenal sebagai karakteristik desain arsitektur rumah idaman minimalis.

4. Tetap terdapat taman
Tidak melulu rumahnya saja yang sederhana, tetapi tamannya juga. Kebanyakan arsitektur rumah minimalis menduduki lahan yang terbatas. Agar sebanding dengan luasan rumah, taman tempat tinggal minimalis seringkali tidak mempunyai pohon berukuran besar. Hal ini juga dilaksanakan karena tidak banyak taman minimalis yang berukuran kecil. Bagian tanah ditutupi oleh rumput atau bebatuan kecil supaya terlihat rapi. Tanaman yang dapat digunakan ialah tanaman merambat atau tumbuhan hijau berukuran sedang.

0 comments:

Post a Comment