Get me outta here!

Tuesday, February 11, 2020

Perhatikan Hal-Hal ini Saat Ingin Bergabung dengan Headhunter Indonesia


Beruntunglah bila Anda pernah dihubungi oleh seorang headhunter Indonesia. Artinya, jerih payah kita dalam bekerja selama ini diperhatikan orang lain dan cukup menarik minat mereka. Headhunter atau spesialis pencari eksekutif tak bakal menghubungi seorang kandidat, jika ia merasa tidak punya keunggulan yang layak untuk diberikan kepada perusahaan.

Jasa headhunter saat ini memang kian dibutuhkan, khususnya di level eksekutif. Tanggung jawab yang makin tinggi menuntut calon karyawan dengan keterampilan luar biasa. Padahal, belum tentu empunya kemampuan tersebut tengah aktif mencari pekerjaan. Di sinilah headhunter Indonesia berperan. Lewat kekuatan relasinya, headhunter dapat menjodohkan eksekutif yang tepat dengan perusahaan yang tengah membutuhkan.

Tapi, tidak boleh cepat kegeeran dengan tawaran yang disodorkan. Ingat, dihubungi belum berarti Anda bakal segera 'dilamar'. Proses yang mesti dilewati masih panjang. Jadi, untuk apa buang waktu mengekor seleksi dengan makcomblang yang asal-asalan? Lagi pula, bila kurang berhati-hati, mungkin saja Anda diayun oleh janji manis yang tidak cocok dengan kenyataan. Agar mengantisipasi urusan tersebut Anda bisa melakukan hal berikut ini.

1. Cek dan ricek
Sebelum sibuk mempertimbangkan untuk pindah tempat kerja, tentukan dulu sejauh mana kita percaya pada headhunter Indonesia yang menjanjikan kesempatan tersebut. Prinsip ini perlu Anda pegang jika bersangkutan dengan seorang headhunter.

Cari tahu perusahaan apa yang pernah ia wakili di waktu lampau dan berapa lama ia berkecimpung di dunia recruitment. Mengingat headhunter ialah sebuah bisnis yang mengandalkan jejaring, maka jam terbang paling menilai. Portfolio yang berjajar menandakan ada beragam perusahaan yang sudah memercayakan keperluan mereka lewat jasanya.

Headhunter yang baik pun tidak akan melakukan pelanggaran etika kerja, seperti contohnya tidak mengantarkan CV kita ke perusahaan tanpa izin, meminta Anda berbohong soal paket gaji yang diminta, hingga meminta ekstra komisi langsung pada Anda.

2. Teliti calon pelamar Anda
Headhunter Indonesia yang profesional ialah seorang yang informatif. Ia sanggup membalas pertanyaan kita seputar latar belakang perusahaan yang diwakilinya. Jangan gampang silau oleh embel-embel perusahaan asing. Standar gajinya yang lebih terstruktur, terkadang menciptakan Anda tak punya ruang untuk melakukan sebuah negosiasi. Sedangkan di sejumlah perusahaan lokal, varian gaji yang lumayan luas mempermudah Anda untuk mengerjakan lompatan penghasilan yang signifikan.

Informasi sepak terjang suatu perusahaan juga dapat memberikan cerminan mengenai prospek karier di masa depan, andai Anda sampai menyimpulkan untuk bergabung. Kualifikasi yang ditelusuri pun harus Anda tanyakan secara lebih detail.

3. Cari celahnya
Supaya ‘perjodohan’ berlangsung mulus, Anda perlu untuk mencari kesesuaian lain dengan perusahaan tujuan, khususnya dengan pendekatan personal. Antara lain, karakter karyawan yang digemari dan kultur perusahaan. Apakah mereka menghargai karyawan yang mengekor proses kerja atau lebih mementingkan hasil akhir? Menyukai kerja grup atau prestasi individual? Tanyakan pula informasi seputar individu pewawancara. Misal, pribadinya kaku atau tidak, gaya bicaranya to the point atau suka berbasa- basi.

0 comments:

Post a Comment